Kerajinan Kajang

Kerajinan yang dibuat dengan tangan sendiri dan menggunakan bahan alami, mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kajang

Tope Le'leng​

Tope le’leng adalah sarung hitam khas Suku Kajang yang ditenun secara tradisional oleh perempuan Kajang menggunakan pewarna alami, proses pembuatannya bisa memakan waktu hingga tiga bulan. Selain sebagai pakaian adat dan syarat dalam upacara, tope le’leng juga memiliki makna spiritual sebagai pelindung dan simbol keuletan perempuan Kajang.

Karena sistem belanja online belum dapat menjangkau masyarakat Kajang, pemesanan dapat dilakuka melalui kontak berikut:

Passapu Kajang

Passapu Kajang adalah ikat kepala tradisional khas laki-laki suku Kajang di Bulukumba, Sulawesi Selatan, terbuat dari kain hitam, melambangkan kesederhanaan dan persatuan, serta menjadi bagian penting dari pakaian adat sehari-hari maupun upacara adat.

Karena sistem belanja online belum dapat menjangkau masyarakat Kajang, pemesanan dapat dilakuka melalui kontak berikut:

PacakaKajang

Pacaka Kajang adalah celana pendek berwarna putih yang menjadi pakaian sehari-hari laki-laki Suku Kajang, dibuat secara mandiri dengan desain sederhana dan khas pada bagian pinggang yang diikat menggunakan benang atau kain.

Karena sistem belanja online belum dapat menjangkau masyarakat Kajang, pemesanan dapat dilakuka melalui kontak berikut:

Pouch Tali

Pouch tali adalah tas serbaguna khas Kajang untuk menyimpan barang-barang kecil seperti kosmetik, alat tulis, atau perlengkapan pribadi, dengan sistem buka-tutup tali yang praktis dan desain menarik.

Karena sistem belanja online belum dapat menjangkau masyarakat Kajang, pemesanan dapat dilakuka melalui kontak berikut: